GunungTraveling

Edisi Ngerayain Valentine Di Gunung Andong, Jawa Tengah

Merayakan valentine day di puncak untuk yang kedua kalinya di gunung andong udah menjadi salah satu plan Saya, Inu dan Cahya dari jauh hari sebelumnya.

Sampai pada akhirnya, tercetuslah sebuah kalimat yang mengatakan, “Yuk, tanggal 17 -19 Februari 2017”. Lalu dengan segala pertimbangan dan perhitungan yang ada dengan matang, maka terlaksanalah perjalanan ini bersama Backpacker Jakarta dong pastinya. Perjalanan ini kami persiapkan bertiga, yaitu Cahyadi @cahyadiarf, Febe @febe_shinta dan Inu @inu_ajja.

Dengan mengajak 29 orang lainnya, sharecost kali ini sebesar Rp295.000,-/orang. Sampai saat H – 1 keberangkatan, cuaca masih sangat gak mendukung, dan bisa dikatakan setiap hari hujan hujan dan hujan, gak pagi gak siang gak malam, selalu aja hujan di Jakarta dan sekitarnya. Dan setiap hari hanya bisa berdoa supaya saat hari H cuaca cerah. Dan Puji syukur, cuaca sangat mendukung kita saat itu.

Finally the day was coming, kita semua berkumpul di Sekret Backpacker Jakarta dan mulai ninggalin Jakarta jam 21:30 malam. Oh iya, kita pakai bis yang udah kita sewa sejak awal.

Besoknya, tgl 18 Febuari 2017 jam 07:30 pagi, bis kita mampir dulu ke tempat penambalan ban karena semalam ada kendala. Sambil nunggu tambelan, sebagian besar dari kita milih untuk sarapan di rumah makan sekitaran Tegal setelah itu melanjutkan perjalanan menuju basecamp.

Dengan ngabisin waktu perjalanan kurang lebih 16 jam menuju basecamp Kelapa Sawit Gunung Andong, akhirnya kitapun tiba. Tapi bukan tiba di Basecamp lhoh yah, disini kita hanya sampai di depan gerbang menuju basecamp dan disambung dengan mobil pickup lagi karena bus kita terlalu besar dan gak bisa masuk ke dalam. Lalu sekitar 10 menit, akhirnya kitapun tiba di basecamp jam 16:00.

Sambil meluruskan badan di saung, mengisi perut dan mengembalikan energy yang sudah terbuang diperjalanan, jam 17:00 kitapun siap melakukan pendakian dengan diawali sebuah doa. Tapi semua nya terjadi kebalik karena kondisi saat itu hujan lebat dan kabut turun menyelimuti sekitaran basecamp, jadi kita semua tetap bertahan di Saung.

Sambil ngegalau di Saung, maka sesuai kesepakatan bersama, pendakian kita dipending dan sesuai kesepakan juga, kita akan mendaki di keesokan harinya jam 03:00 pagi tanpa ngecamp alias tektok kalau istilah para pendaki.

Nah, sambil nunggu pagi, akhirnya kami semua mulai mengisi waktu luang yaitu dengan bermain Uno dan lain sebagainya.

Setelah itu lanjutkan dengan acara tukeran kado yang memang tema pendakian kita kali ini adalah Valentine Day.

Setelah tukeran kado selesai, kita semua pindah dari saung menuju ke salah satu rumah warga yang memang sebelumnya sudah kenal sama Bang Cahya, maka kita diizinkan untuk tidur dirumahnya. Nah, gak kerasakan jam 02:00 pagi pun tiba dan kita bersiap untuk naik ke puncak. Perlahan tapi pasti, itulah kami!

Kira kira jam 06:30 kita semua sudah sampai dipuncak dan mulai menikmati sunrise serta foto-foto yang selalu menjadi tradisi setiap perjalanan. Tanpa berlama-lama dipuncak, jam 08:00 tepat kita udah mulai turun ke basecamp untuk membersihkan diri, sarapan, dan repacking.

Jam 12:00 siang kita semua udah ninggalkan basecamp dan melanjutkan perjalanan menuju Jakarta. Gak kerasa ya jam 18:00 pun tiba dan perut pun udah mulai demo sana sini, akhirnya kita mampir ke salah satu rumah makan yaitu Sego Dalem di Pekalongan untuk mengisi perut dan Ishoma, setelah itu melanjutkan perjalanan kembali menuju Jakarta.

Sampai pada akhirnya, Senin, 20 Febuari 2017, jam 04:00 pagi kita udah tiba kembali ke Sekretariat Backpacker Jakarta.

See you next trip!!

Tags

Febe Shinta

Hi, I’m Febe Shinta Franciska!
Welcome to Random Feeds of Febe, a food and travel blog based in Indonesia.
I write about food and drinks, traveling near and far, and the miscellaneous bits of life in between. Enjoy!

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Close